Sebut saja
nama ku arif, aku tinggal d kota pekanbaru. Cerita ini aku tuliskan berdasarkan
kisah nyata yang ku alami saat pertama kali melepaskan keperjakaan ku, bukan
dengan seorang gadis, melainkan dengan seorang janda, berumur 38 tahun beranak
satu dan anaknya 2 tahun lebih tua pada ku, dimana status janda tersebut adalah
ibu ibu angkat ku. Yah, memangg beda usia kami berkisarkan10 atau 11 tahun.
Saat itu aku
masih menduduki bangku sekolah kelas 2 SMK, dan awal perkenalan ku dengan ibu
angkat ku ini adalah melalui media sosial, yah kalian tau! Tahun 2007 itu masih
laris-laris nya sosial media chatting MIRC dan friendster. Saat itu setiap
pulang sekolah aku sering pergi kewarnet untuk main 2 media sosial tersebut,
pada suatu hari disiang hari yang sangat panas( aseeeeek.... seolah-olah adalah
musim panas ), aku chatting dengan memilih server PEKANBARU di MIRC, saat aku
melihat daftar list org2 yang chat d server tersevut, aku melihat sebuah nick
yang menurut ku sangat hot waktu itu. “women_pengen”, yah itulah nick yang dia
gunakan waktu itu.
Aku mulai
menyapanya dengan kalimat, yah kalian juga tau apa yang biasa nya d ucapkan
orang-orang kalau sedang ingin memulai perkenalan.
HI. . . .
itulah yang aku kirim kan pesan pertama kepadanya, tidak menunggu lama chat ku
tersebut pun d balas oleh nya dg menjawab hanya “??” awal nya dy agak jutek
tapi yah tapi pada akhirnya luluh juga, karena rayuan seorang bocah seperti ku
saat itu.
q : hi
q : hi
Dy : ??
Q : leh knlan gak?
Dy : leh, age(menanyakan umur q)
Q : u 1 ( aku menanyakan balik ke
dia )
Dy : 38 F pku, u? Ditanya balik
nanya.
Q : 17M PKU.
Balasan
ku itu adalah balasan terakhir darinya hari itu, namun keesokan harinya aku
bertemu dengannya lagi d server chatting tersebut, dan tentu saja aku
menyapanya lagi, siapa tau aja d bales. Tidak lama aku mengirim chat padanya,
dia membalas nya langsung.
Dy : sory kmren d rumah mati
lampu, jadi chatting nya terputus.
Q : ooh gpp qx. Emang tinggal dmna
kamu tinggal dmna?
Dy : saya tinggal d gobah. Kamu
tinggal dmna ? kamu maish sekolah?
Q : q tinggal d marpoyan buk. Y
buk q masih sekolah kelas 2 SMK.
Begitulah seterusnya sampai
kurang lebih selama 3 bulan tiap hari aku chatting dengannya, dy sering nelpon
ke aku untuk menanyakan bagaimana keadaan ku untuk hari ini, aku sudah mulai
akrab dengannya, aku juga sudah menganggapnya seperti ibu ku sendiri, dan bgtu
juga sebaliknya, dy juga menganggap ku seperti
anak nya, karena dy tidak punya anak laki-laki.
Singkat cerita
selama 3 bulan kenal dengannya aku blom pernah bertemu dengannya, hingga pada
suatu siang sewaktu aku pulang sekolah, hp q berdering, kulihat panggilan masuk
atas nama, “mama yet” yah itulah nama nya yang aku tahu dan yang aku panggil, q
angkat telp nya, lalu dengan suara yang lembut menyapa dari sana.
Q : hallo ma.
mama yet : dedek dimana?( itulah
mama yet memanggil ku) udah pulang sekolah?
Q ; dedek djalan ma, mau pulang,
ini juga baru keluar sekolah, ini mau jalan kedepan mau nunggu bus ma, ada apa
ma?
Mama yet : mama jemput dedek ya,
temanin mama belanja sebentar ke SKA, mau beli pesanan kakak mu, kakak mu lagi
kuliah seharian ini, jadi mama sendiri.
Q : masa nemanin belanja ma? Ih
mama ni ada-ada aja. Dedek g ada bawa baju ganti ma.
Mama yet : ntar mama bawakan baju
ganti buat dedek.
Q : y udah ma, dedek tunggu aja d
simpang jalan.xxxxxxxx.
Mama yet : ya, tunggu disitu.
Setengah jam q
menunggu, berhenti sebuah kijang LGX di depan ku sambil membuka kaca depan
sebelah kiri. Ternyata didalam adalah seorang ibu-ibu yang blom kelihatan tua,
putih dan agak gemuk dan menggunakan jilbab warna merah. Ternyata itulah mama
yet, orang yang selama 3 bulan menjadi mama angkat ku.
"Dedek lama nunggu mama?(terlontar
sapaan pertanyaan darinya)
"gak ma ( gumam ku paa nya sambil masuk menuju mobil) q duduk d depan bersamanya.
"gak ma ( gumam ku paa nya sambil masuk menuju mobil) q duduk d depan bersamanya.
Hari itu
berjalan lancar seperti halnya seperti komunikasi kami lewat friendster, MIRC
dan juga telp, n sejak hari itu aku juga sering nemani mama yet belanja ataupun
nemaninya ngumpul dengan teman-temannya d sanggar senam, mama yet mengenalkanku
kepada tmn-temannya sebagai anak angkat nya.
Sebulan
setelah itu, saat aku pulang olah raga sore dari sekolah, sekitar jam 4, mama
yet menelpon ku, dedek temanin mama(sapanya dari sana), y jemputlah ma(jawab ku
santai). Aku pikir hari itu mau pergi belanja lagi? ( yah kalau belanja paling
megangin belanjaan nya dy, biasalah ibuk-ibuk.
Ternyata dy
tidak membawa ku belanja, melainkan makan. Mama lapar dek, tadi habis
sanggar!(katanya pada ku dalam mobil), dek kita pergi makan y?.
Y ma, terserah
mama aja lah.
-dedek mau
makan dimana?
-dimana aja
lah ma, yang penting makan aja.(kebetulan d harapan raya kami melewati rumah
makan padang, lalu kamiputar balik n makan di sana.)
Setelah makan
kami berdua berangkat, dan mama yet hendak mengantar ku pulang kerumah. Namun
pekanbaru ini kalau sudah sore, JL.sudirman keseringan macet karna jadwal
pulang kerja para pegawai, kami hanya terdiam sambil terkantuk-kantuk menunggu
jalanan yang macet.
Sedang
ngantuk-ngantuknya, aku d kagetkan oleh suara mama yang menyoraki ku.
“hayooooo dek, ngapa tu celana dedek?? Ngantuk-ngantuk itu bisa pula bangun???”
“hayooooo dek, ngapa tu celana dedek?? Ngantuk-ngantuk itu bisa pula bangun???”
kaget bercampur malu, aku
memiringkan badan ku ke kiri untuk memperbaiki celana ku. “apalah mama ne? Mana
ada bangun” kataku menyangkal.
Dy hanya senyum-senyum sambil
menyetir mobil nya. Diperjalanan dy mulai bicara dan pertama aku pribadi gak
suka dg omongannya
Mama yet : “dek, mama mau nanya boleh dek?”
Q :
mau nanya apa ma?
Mama yet : jangan marah ndak mama nanya nya?
Q :
gmna mau marah ma? Kalau mama juga g bilang pertanyaan nya.
Mama yet : dedek dah pernah ciuman atau lainnya sama cewek, atau
dicium cewek?
Q :
( kaget langsung respon menjawab )apalah mama ne nanya gtu ma dedek.?
Mama yet : y sori, mama nanya aja, biar mama tau lebih jelas anak
mama gimana ?
Q :
dedek g suka ma pertanyaan seperti itu, lagian mana mungkin pernah, keluar
rumah aja jarang, kalau gak sekolah atau mama ajak belanja atau pergi sanggar
mama.
Sesampai
nya dia mengantar ku d rumah, dia langsung pulang dan aku pun langsung tidur
karna baru saja makan kenyang n ngantuk karena macet d jalan.
Malam nya aku terbangun sekitar
jam 21.00, itu juga karna mendengar adanya sms masuk di Hpku. Ternyata mama
yet, “dah tdur dek?”, aku tidak membalas nya, melainkan aku misscall aja. Tidak
menunggu lama mama nelpon balik, aku pun menjawab sambil terkantuk2.
Q : knpa ma?
Mama yet : ndeh, anak mama tidur, sama kayak kakak nya tdur aja
kerjanya.
Q :
ngantuk ma, tdur dari pulang tadi ma.
Mama yet : haa? Capek dedek?
Q :
y ma, kenapa ma? Tumben nelpon malam mama? Mau belanja ma?
Mama yet : hehehe ngejek y
de? G ah dek, mama suntuk aja, kakak mu dah tdur, mama nonton, film g ada yang
bagus.
Q :
ooh..., DVD mama kan banyak film-film tu ma.
Mama yet : bosan dek bawaan kalau nonton sendirian.
Q :
bangunkan aja kakak, ma!!
Mama yet : malas bangunin, ntar merajuk dia, npa dek?
Q :
bulan depan dedek mau magang, mungkin dedek jarang nemani mama belanja atau
kesanggar, gpp y ma?
Mama yet : y gpp dek, berarti sebulan ni waktu dedek nemanin mama
lagi?
Q :
y ma.
Mama : kalau gitu besok pulang sekolah temani mama
jalan-jalan y dek. Jam berpa dedek pulang seoklah besok dek?
Q :
besok jam 8 dah pulang dedek ma, besok hanya membayar uang maga aja ma dedek
kesekolah, habis tu sebulan ini dedek kesekolah juga g ada gunanya, hanya
perbaikan nilai aja ma. Besok dedek telp mama kalau dah selsai.
Mama yet : ok anak mama.
Keesokan
harinya, sekitar jam 9 aku sudah selsai menyelesaikan administrasi d sekolah
ku, dan q telpon mama yet, lalu mama yet menjemputku, tidak lama setelah ku
telpon dy. Tapi ada yang beda hari ini dari mama yet, tidak biasanya dia
melepas jilbab nya.
Q : tumben g pakai jilbab ma?
Mama yet : kenapa? Panas dek hari ni? G pernah lihat mama buka
jilbab?
Kita kemana ne dek enaknya jalan-jalan?
Q :
terserah mama aja, dedek nurut aja ma mama.
Mama yet : kalau dedek bilang gtu, kalau menurut mama ne masih pagi
tapi udah panas banget. Harinya, enakan kalau gni minum-minuman dingin seperti
jus didalam ruangan berAC sambil tduran.
Q :
apalah mama ne, di ajaknya dedek jalan, tapi gtu dy. Tapi terserah mama aja. (
pikiran ku tidak pernah mengarah ke yang lain)
Sewaktu
dijalan, ban mobil masuk lubang yang lumayan dalam, sehingga membuat goncangan
yang lumayan kuat, tak sengaja arah pandangan mataku terarah pada payudara mama
yet yang bergoyang jelas memantul-mantul. Selama ini aku tak menyadari kalau
mama mempunyai payudara yang lumayan besar, dan ahhhhh bodoh nya pikiran ku
menghayalkan mama sendiri.
Mama yet : lihat apa kamu dek?? ( tanya mama mengejutkan ku)
Q :
ech nggak ma, hati-hati lubang ma. ( jawabku mengalihkan pertanyaan nya )
Mama yet : punya mama nya sendiri dilihat-lihat.
Aku
hanya terdiam malu mendengar mama mengatakan seperti itu, aku takut mama marah
pada ku karna perilaku yang kurang ajar memandang payudaranya. Sempat hening
hampir setengah jam.
Mama yet : tadi dedek bilang
nurut kan sama mama? “mama memulai pembicaraan”
Q :
y ma. “karna malu dan takut, aku hanya menjawab seadanya sambil menunduk.
Mama yet : y udah kalau gtu knpa dedek diam aja dari tadi, kalau
dedek mau lihat, y lihat aja dek, tapi tau tempat dek.
Alangkah kaget nya aku mendengar
mama mengatakan hal itu.” Apa maksud mama? “ tanyaku masih dalam kepala
tertunduk. Dalam benak ku tadi sempat akan menangis n akan minta maaf ke mama,
tapi ternyata mama malah mengatakan itu. Setelah aku bertanya itu ke pada mama,
mama hanya diam, dan waktu di jalan yang agak sunyi, mama menghentikan mobil
nya.
Q :
kenapa berhenti ma?
Mama yet : dek, mama mau tanya ke dedek, dedek jawab mama jujur
kalau gak, mama yang marah ke dedek, karna tadi dedek melihat dada mama.
Q :
( semakin takut aku menjawab ) “y ma.”
Mama yet : dedek jujur udah pernah gak bersetubuh dengan perempuan,
mencium atau dicium perempuan, atau menyentuk bagian vital perempuan, ntah itu
yang d celana, dada, atau bokongnya?? Jawab mama jujur.
Q :
sumpah ma, dedek g pernah bersetubuh sama cewe, mencium atau dicium, apalagi
memegang bagian-bagian cewek ma. Sumpah g pernah ma ( air mataku mulai keluar,
dan aku menangis kecil )
Mama yet : y udah kalau gtu dedek nurut ke mama. Paham? Dan jangan
nagis gtu dedek twh)
Q :
“hanya mengangguk diam mengusap air mata”
Mama yet : nah gtu donk bru anak mana , nurut ke mama nya. “
setelah mengatakan hal itu, mama langsung menarik halus tangan ku dan
diletakkan nya d dadanya tepat di atas payudaranya. Dia remas tangan ku utnuk
meremas payudaranya.
Q :
“seneng sih, tapi karna masih takut aku tarik tangan ku sembari mengatakan” apa
ini ma??
Mama yet : katanya mau nurut. Gini dek y, pertama mama mmg nganggap
kamu itu seperti anak mama sendiri, tapi d lain hal, dedek juga orang dan
laki-laki paling dekat sama mama, dan dedek tau sendiri, mama sudah janda waktu
kakak mu masih SMP dan sekarang dia sudah kuliah, hampir 6 tahun mama sudah jadi janda, dan
mama tidak pernah merasakan dekat lagi sama laki-laki selain sama almarhum papa
kamu/ suami mama dlu. Dari awalnya mama g ada niat untuk minta nya ke kamu dek,
tapi setelah mama lihat punyamu ini ( sambil menekan penis q sambil senyum) apa
salahnya punya anak mama sendiri?
q : “sambil kaget tidak bisa bergerak menghindari tangan mama yang menekan lembut penis ku” apa yang mama lakukan?
q : “sambil kaget tidak bisa bergerak menghindari tangan mama yang menekan lembut penis ku” apa yang mama lakukan?
Mama yet : mama mau ini.
Q : dedek kan masih remaja ma, g mungkin
punya dedek ini selera mama.
Mama yet : kakak mu dlu operasi sesar, walaupun g terlalu besar, mama terasa kok,
apalagi mama sudah lama tidak melakukannya, dan mama juga ikut sanggar.
Q :
trus mama mau ngapa?
Mama yet : kita pulang, kita kita melakukannya dirumah aja.
Q :
nanti ketahuan sama kakak ma?
Mama yet : kakak mu ke bukit tinggi tadi pagi, dia kan liburan
semester kuliah nya. Jadi mama sendirian. Gimana dek? Kakak d sana 2 minggu,
dedek juga harus ada sama mama sampai kakak pulang.
Q :
dedek takut ma.
Mama yet: ngapain dedek takut,
sama mama kok, mama g makan orang kok ( sambil senyum dan kembali menekan penis
ku sambil agak di remas). Kamu tinggal sama mama y?
Q :
mana mungkin bisa ma, dedek g pulang kerumah, orang tua dedek ntar nyariin.
Mama yet : itu gampang, nanti biar mama yang minta izin sama ortu
dedek, dg alasan dedek pengen liburan menjelang magang ke bukittinggi.
Q tapi dedek takut ma.
mama yet : dedek mau atau mama marah??
q hanya diam mendengar ancamannya yang seperti itu sangat takut membuatnya kecewa sekali.
mama yet : dedek mau atau mama marah??
q hanya diam mendengar ancamannya yang seperti itu sangat takut membuatnya kecewa sekali.
Mama yet : dedek diam berarti mau. Y udah dedek hari ini dirumah
mama aja. Sekarang kita kerumah dedek untuk izin sama ortu dedek.
Q :
y ma ( ku jawab dengan penuh kepasrahan )
Lalu
setelah itu, kami pun berangkat kerumah ku untuk minta izin ke orang tua ku,
dimana aku hanya diam, dan mama yet yang ngobrol dg ortu ku. Tidak lama setelah
mengobrol, mama menyuruh ku untuk mengambil pakaian, mama juga mengirim kan
pesan melalui sms yang berisikan “g usah bawa baju banyak-banyak, bawa 3 atau 4
stel aja dek, dsana banyak baju ntar buat dedek mama beliin”. aku turuti isi
dari pesan sms mama tersebut.
Setelah
bersiap-siap, kamipun berangkat pulang menuju rumah mama yet. Di perjalanan
mama yet hanya senyum-senyum sendiri sekali-kali melihat ku. Di perjalanan kami berhenti d sebuah
puskesmas, mama menyuruh ku menunggu d mobil saja.
Setelah
sekitar 1 jam kemudian, mama keluar dari puskesmas tersebut sambil membawa
sebuat plastik asoy berwarna putih, dan setelah mama masuk mobil aku bertanya
pada mama sambil melihat isi dari plastik tersebut,” mama beli apa ne?”,
lalu mama menjawab, itu PIL KB, supaya nanti kita aman main-main nya dek”.
Lalu kutanya balik “beli ini aja kok lama kali ma?”
lalu mama jawa “ mama konsultasi dlu ma dokternya, katanya KB suntik aja, dan mama suntik, trus ini mama beli untuk tman mama yang nitip”,
lalu ku jawab “ooh, emang perlu KB?”
perlulah dek, mama janda, kalau orang tau mama hamil, gmna? Mau mama bilang anak dedek di rahim mama?”
ooh, jawab ku singkat.
lalu mama menjawab, itu PIL KB, supaya nanti kita aman main-main nya dek”.
Lalu kutanya balik “beli ini aja kok lama kali ma?”
lalu mama jawa “ mama konsultasi dlu ma dokternya, katanya KB suntik aja, dan mama suntik, trus ini mama beli untuk tman mama yang nitip”,
lalu ku jawab “ooh, emang perlu KB?”
perlulah dek, mama janda, kalau orang tau mama hamil, gmna? Mau mama bilang anak dedek di rahim mama?”
ooh, jawab ku singkat.
Setelah
berjalan berberapa lama, kami pun sampai d rumah mama yet, tapi mama yet
melarang ku keluar keluar mobil dlu sampai sekitar 10 menit, agar tidak ada
tetangga yang lihat kalau mama membawa ku tinggal d rumahnya hanya berdua. Sementara mama yet masuk kerumah, karna
kepanasan dan telah berkeringat, q telpon mama untuk menanyakan apakah aku
sudah boleh keluar atau belum, karna sudah sangat gerah, lalu mama melarang ku
untuk keluar dan bersabar sebentar.
Setelah
itu mama datang, mama membuka pintu garasi, dan masuk ke mobil. Hmm..mm
wanginya sangat semerbak, mama habis mandi dan wanginya sangat menggoda pikiran
ku yang sudah berubah, dari anak angkat yang baik menjadi anak angkat yang haus
akan sex terhadap mama angkat ku sendiri :D.
Setelah
mama masukin mobil nya, dia masih melarang ku keluar sampai pintu garasi
ditutup, lalu mama mengeluarkan mobil AVANZA nya yang 1 lagi dari garasi dan
menutup pintu, setelah itu aku baru sadar tjuan mama mengeluarkan mobil
tersebut adalah untuk mengelabui tetangganya, agar mereka tidak curiga kenapa
mobil langsung dimasukkan ke garasi tidak seperti biasanya. Setelah itu mama
menelpon ku dari dalam mobil, “dek, dedek masuk aja kerumah, jangan malu2, mama
mau pergi dlu ke supermarket depan ada yang mau d beli, n sekalian ngelabuin
tetangga biar gak curiga.”
y ma, “jawab ku”
lama aku duduk
menonton TV d ruang tengah, sekitar 2 jam kemudian mama pulang dengan membawa
lumayan banyak barang belanjaan, seperti telur, mie instan, peralatan dapur,
dll. Wah ternyata mmg bner2 pengalaman
mama ne” pikir ku dalam hati”
setelah
menyusun barang-barang tersebut, mama kemudian menghampiriku dan langsung
mencium bibir ku dengan lembut sambil memeluk ku mama mengatakan “ dedek bau
keringet kelamaan d jemur dalam mobil, mandi dlu sana, mama mau nyiram bunga d
depan rumah dlu, biar tetangga g curiga ada dedek di sini. Kebiasaan mama kalau
sore mereka sudah tau dek, mama selalu nyiram bunga”. Lalu mencium kening ku
lagi. Aku yang kaget dipeluk dan dicium untuk pertama kalinya hanya terdiam
mengangguk saja.
Lalu
mama pergi kedepan untuk menyiram bungan seperti yang d katakanyya tadi, dan
aku lekas mandi seperti yang d pinta oleh mama tadi. Dan setelah mandi aku
pakai pakaian ku, dan aku duduk di depan laptop mama yang sedang menyala
“standby”, lalu iseng-iseng aku buka file-file mama, sempat kaget melihat isi sebuah folder dalam
laptop tersebut yang berisikan banyak sekali video porno/bokep nya. Iseng2 juga
aku buka video-video tersebut..... itung2 pemanasan untuk berhubungan badan
dengan mama pikir ku dengan otak mulai ngeres.
Sedang
enak-enaknya nonton n terfokus ke laptop, tiba-tiba aku d kagetkan oleh
kedatangan mama yang memelukku dari belakang sambil meremas penis ku, dan
berbisik “hayoo dedek nonton apa twh? . saking kaget, ku tutup langsung lipatan
laptop mama sehingga laptopnya kembali dalam posisi “standby”.
Mama yet : dedek suka nonton itu?
Q :
jarang ma, tapi kalau ke warnet, sekali-sekali buka situs porno kalau dah
ngantuk.
Mama yet : trus kenapa itu dimatikan film nya ?
Q :
dedek malu ma.
Mama yet : jangan panggil dg sebutan mama lagi dnk, panggil aja
YET. Kan kamu laki-laki yang akan menyetubuhi ku nanti sayang.
Q :
mksdnya?
Mama yet : y jangan panggil aku mama lagi sayang, kita hanya berdua,
dan kita tau apa yang mau kita buat nanti, untuk apa manggil mama? Panggil aja
nama ku langsung. Panggil “YET” y sayang
Q :
“mulai ku beranikan diri untuk semua hal tentang yang dilakukan dan di katakan
mama padaku” y YET sayang ku.
Mama yet : gtu kan lebih romantis sayang. J ini baju dan celana kenapa dedek pakai?
Q :
trus aku harus gimana yet?
Mama yet : y udah gpp, kamu tdur geh sana ke kamar yet. Anggap aja
itu juga kamar mu sendiri.
Q :
y yet “ ku iyakan perintah mama untuk pergi tdur karna ku memang sudah capek,
kubawa laptop tadi ke kamar karna ku penasaran dengan film-film nya”
Baru
beberapa film bokep yang ku tonton, aku tertidur. Pada jam 8 malam aku terbagun
karena mendengar suara lembut yang membangun kan ku dan kecupan tipis dipipi
sebalah kanan dekat telingaku. Aku membuka mata dan ternyata Ahhh.. ternyata mama
yet . “bangun sayang, sudah jam 8 malam, waktunya kamu mandi dan kita makan
malam, tadi yet sudah masaik masakan kesukaan kamu, asam padeh patin.
Dengan
sedikit bermalasan-malasan aku pun bagun dan berdiri, lalu aku terkejut ketika
mama yet memeras penis ku yang tak kusadari sedang tegang. Ih... tegang lagi,
sabar y, mandi dlu habis itu makan “kata mama yet”. Mendengar hal itu, aku
langsung menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar mama yet, menggunakan
shower air hangat. Sayang buka pintunya, kenapa dikunci “kata mama yet dari
luar pintu kamar mandi”. Aku kalau mandi selalu kunci pintu yet” jawabku dari
dalam”. Inikan aku sayang, ngapain malu”katanya lagi namun ku tak menjawab”.
Yudah kalau gtu mandi yang bersih y sayang, aku tunggu d ruang tengah y sayang,
kita makan depan TV aja lesehan.
Setelah
mandi, aku pergi keruang tengan di depan tv sudah dihidangkan makan malam yang
tadi sore dimasak oleh mama.
Mama yet : jangan makan banyak-banyak dlu y sayang, ntar susah.(
sambil menyendokkan nasi ku ke piring dan mengambilkan sepotong kecil lauk
untuk ku.) sudah cukup sgitu aja.
Q :
y ma “tak paham apa maksd nya mengatakan itu” lalu kami pun makan.
Setelah
makan aku duduk d sofa depan TV sambil menonton, dan mama ke dapur untuk
beres-beres sisa makan malam kami tadi.
Tidak
lama mama datang dari dapur manghampiriku dan duduk d sampingku sambil
menyandarkan kepalanya ke pundakku, aroma nya oughhh, sangat menggoda. Film
saat itu adalah film sinetron, ku buka cerita dengan mama “bosan ma nonton
sinetron ne ma, cari film lain ma!”. Mau film yang bagus ada twh d dalam.”kata
mama sambil berdiri mengangkat tangan ku dan mengajakku ke kamar nya.”
Q :
film apa ma d kamar? Tv nya sama aja siarannya.
Mama yet : bkan TV, tapi
laptop. BOKEP SAYANG “Mama nenyalakan laptop di atas kasur dan mengedipkan
matanya padaku dan tersenyum.”
Di
mainkan salah satu film porno tersebut dan kami menonton bersamaan sambil bersunyi
senyap, aku duduk dan mama tengkurap. Dan ketika itu aku tidaksengaja melihat
bokong mama yang ternyata montok juga, karena sering ikut sanggar. Belahan bokong
nya jelas padatnya, apalagi mama menggunakan baju duster pendek, dan tersingkap
sedikit ke atas sehingga pahanya yang lumayan agak besar putih bersih
terlihat,tanpa sadar aku yang dari tadi memperhatikan paha dan bokong nya dari
tadi membuat penis ku tegang lagi, lalu
q memegang tangan mama dengan lembut, dan mama hanya membalas ku dengan snyum,
dan berbalik.
Saat
dia berbalik badan dari tengkurap menjadi terlentang, alangkah indah
pemandangan yang ada di depan mataku ini, terlihat duster mama yang mengikut pola payudaranya yang menonjol
keatas seperti 2 bukit yang sangat indah. “aku pun senyum kepada mama, dan mama
mambalas senyum ku dan berkata”
Mama yet : kenapa sayang? Sudah mau?
Q :
dari tadi yet, paha kamu putih bersih, bokong kamu padat, dan dada kamu juga
indah.
Mama yet : sabar dnk sayang jangan langsung kesana, mulai dari atas
dulu lah sayang, baru kebawah. Bener kamu belum pernah bercumbu atau ciuman
dengan cewek??
Q :
y benar yet, paling dekat sama perempuan aja baru sekali ini.
Mama yet : kalau gitu kamu bisa mencium aku dan menciumi aku
sepuasnya mulai malam ini. Tubuh ku ini mulai sekarang adalah milik mu arif
sayang dan tubuh mu adalah punya yet juga y sayang.
Q :
hmm.mmm “aku mengangguk tersenyum sambil memandang bukit yang menonjol sedari
tadi di depan ku yang ingin sekali ku remas”.
Kami
terdiam sebentar dan saling pandang, aku tidak tahan lagi ingin meremas dada
mama yet, tapi dengan sigap mama menangkap tangan ku dan dia segera bangkit
dari rebahan nya dan duduk dihadapan ku dan memelukku, dan berkata halus dalam
bahasa minang “ kan alah yet kece”an tadi mulai dari ateh tu baru kabawah, jan
buru-buru na sayang, panjang wakatu wak le” ( yang artinya kan sudah yet bilang
tadi mulai dari atas ke bawah, jangan terburu-buru kali sayang, mas panjang
watu kita lagi). Aku diam dan mengangguk.

jangan lupa untuk kunjungan PART II dan kunjungi juga FACEBOOK saya di https://www.facebook.com/qpengen.qmu
beri tahu saya jika ada cerita sexy terbaru tante kesepian ok .......!!
BalasHapusButuh Bandar Online terpercaya ?
BalasHapusYuk join aja menjadi member Di TogelPelangi
Menyediakan permainan ;
Togel
Live dd48red blue
serta memberikan prediksi terakurat
DISKON Pemasangan :
4D ; 66%
3D : 59%
2D : 29%
Support 4 Bank terbaik :
BCA
MANDIRI
BNI
BRI
Hot Promosi Jackpot Super Lucky
Promo New Member
Komisi Referal 1%
Daftar sekarang bos : www.togelpelangi.com/daftar
Info dan contact :
BBM D8E23B5C
LINE togelpelangi
No telp.dan W.a +85581569708
Silahkan bos
* Jual Obat Aborsi ,,,
BalasHapus* Jual Obat Aborsi Penggugur Kandungan ,,,